Meski Di Tengah Pandemi Covid-19, DPRD Jabar Ingin Partisipasi Masyarakat Di Pilkada Bisa Meningkat

  • by

DPRD Provinsi Jawa Barat menginginkan angka partisipasi masyarakat dalam perhelatan Pilkada Serentak tahun 2020 di delapan kota/kabupaten harus meningkat dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya.

Meski di tengah pandemi Covid-19, partisipasi masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus dimaksimalkan oleh penyelenggara Pilkada. Tentunya, dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita ingin memastikan agar partisipasi masyarakat nanti pada 9 desember bisa sesuai dengan target maksimal,” kata anggota Komisi I DPRD Jabar Abdy Yuhana, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/8).

Politisi asal PDI Perjuangan itu meminta agar kampanye bisa diatur seefektif mungkin oleh calon dan juga penyelenggara pilkada. Lantaran, kampanye kali ini tidak dibolehkan menghadirkan massa yang terlalu banyak karena khawatir terjadi sebaran Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga ingin memastikan penyelenggaraan pilkada bisa dilakukan dengan cara-cara demokratis. Karena ada kekhawatiran dari banyak aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat itu adalah pemanfaatan anggaran untuk kampanye.

“Sehingga nanti kampanye perlu diatur seefektif mungkin. Intinya bahwa masyarakat bisa menerima program-program dari calon kepala dan wakil kepala daerah. Seperti dengan bentuk media sosial, ataupun media lainnya. Dan juga dengan memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Di samping itu, saat ini pihaknya intens melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk memastikan pilkada pada bulan Desember mendatang berjalan sesuai rencana. Begitupun, dengan para panitia penyelenggara seperti, PPK, PPS, KPPS yang bergerak di lapangan pada hari pemungutan harus terjamin kesehatannya.

“Pertama kita memastikan tahapan penyelenggaraan pilkada itu bisa berjalan dengan lancar. Kedua terkait dengan hal-hal yang perlu diperhatikan, akibat risiko penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini. Itu kaitannya dengan keselamatan dari penyelenggara pilkada. Penyelenggara pilkada itu harus dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD),”pungkasnya. 

Sumber : http://rmoljabar.id/meski-di-tengah-pandemi-covid-19-dprd-jabar-ingin-partisipasi-masyarakat-di-pilkada-bisa-meningkat/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *