Rencana Reaktivasi Rel Kereta Api di Sumedang, Abdy Yuhana: Pemerintah Harus Dialog dengan Masyarakat!

  • by

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Abdy Yuhana mendorong Pemerintah Jawa Barat untuk segera melakukan dialog dengan masyarakat terkait rencana akan merealisasikan pembangunan jalur kereta api Bandung-Cirebon.

Rencana perealisasian itu dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang akan dimulai dari Rancaekek, Kabupaten Bandung – Jatinangor – Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan dialog antara pemerintah dan masyarakat yang tinggal di lahan milik PT KAI dilakukan untuk menemukan solusi dan pemecahan masalah.

“Pengambilan kebijakan harus memiliki dampak yang baik kepada masyarakat, dan jangan sampai nanti berdampak yang tidak baik untuk masyarakat,” kata Abdy Yuhana diwawancara Notif di Aula Kantor Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa 3 Maret 2020.

Kendati demikian, dikatakan Abdy Yuhana, jika rencana reaktivasi rel kereta api tersebut terealisasi, ia akan mengawal agar bermuara untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai pembangunan rel kereta api tersebut justru mengorbankan masyarakat.

“Dialog perlu, supaya kebijakan yang diambil tentunya bisa memberikan bonafit dan manfaat untuk masyarakat. Sehingga program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Ditambahkan Abdy, terkait tanah milik PT KAI yang telah bersertifikat, pihaknya menyebut harus dilihat riwayat tanah tersebut.

“Harus dilihat dulu riwayat tanahnya. Saya sampaikan, ya, setiap tanah itu, kan, harus ada riwayatnya dan kronologisnya bagaimana. Kalau status tanah tersebut memungkinan, ya, harus diajukan sesuai prosedur, dan kalau tanah milik negara harus ada proses pelepasannya,” ujarnya.(kia/ras)

Sumber :

https://notif.id/2020/10831/news/rencana-reaktivasi-rel-kereta-api-di-sumedang-abdy-yuhana-pemerintah-harus-dialog-dengan-masyarakat/

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *