Pancasila, Leitstar Menjawab Tantangan Zaman Menuju Masa Depan Indonesia Raya, Abdy Yuhana (1)

Materi PPKn, Apa Saja Fungsi Pancasila bagi Bangsa Indonesia? - Semua  Halaman - Bobo

CIREBONRAYA – Pancasila sebagai pandangan hidup tentunya tidak lahir bagitu saja, melainkan lahir melalui proses dialektis dalam keberadaannya.

Pancasila yang Soekarno gali merupakan hasil dari penggaliannya akan konsep geopolitik Indonesia yang mengkristal dalam sejarah perjalanan bangsa. Dalam penggaliannya pula disintesiskan dari pemikiran besar yang mempengaruhi peradaban dunia.

Geopolitik dalam perspektif Soekarno Indonesia merupakan satu kesatuan geografis yang melekat dengan jiwa bangsa, dan dalam pandangan geopolitik pula Soekarno menegaskan bahwa pertahanan Indonesia harus dibangun atas kesadaran geopolitik.

Sebab bagi Soekarno, Geografische constellatie suatu negeri. Sebagai staat ide, Pancasila secara substansial sebagai penopang eksisitensi yang juga dapat memberikan ruang partisipasi bagi seluruh golongan dan kemajemukan bangsa.

Pada tahun 2045 Indonesia genap memasuki usia 100 tahun. Perubahan adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita hindari.

Saat ini Perubahan dunia yang dikenal dengan era disrupsi. Revolusi Industi 4.0 dengan bertumpu ada kecerdasan buatan, kecepatan internet dan pengelolaan big data akan mengiringi perjalanan bangsa Indonesia kedepan.

Kesimpulan tulisan ini adalah Kita harus menginsyafi diperlukannya pengelolaan negara yang didasarkan pada kebutuhan Indonesia, dengan melihat kondisi geopolitik Indonesia.

Pasalnya, cara berjuang Indonesia pasti tidak sama dengan negara-negara lain yang memiliki geopolitik yang sangat jauh berbeda dengan Indonesia.

Oleh karenanya untuk mencapai ke arah kemajuan negara saat ini Indonesia membutuhkan rute, arah yang dilalui secara tepat sehingga tidak salah arah, salah jalan dan salah mencapai tujuan dalam bernegara dan menepati janji kemerdekaan Indonesia yaitu sejahtera, adil, makmur dan aman sentausa.

Pendahuluan

Pancasila sebagai pandangan hidup dalam berbangsa tentunya tidak hadir begitu saja tetapi melalui sebuah proses dan perdebatan panjang dalam keberadaannya.

Soekarno menggali Pancasila berdasarkan logika penggaliannya tidak terlepas akan konsep geopolitik Indonesia.

Soekarno menggunakan kiasan ‘menggali’ tentunya didasarkan atas perenungan dan kristalisasi tabiat hidup dari rakyat Indonesia bahwa heterogenitas bangsa serta potensi yang dimiliki merupakan realitas yang harus kita jaga eksistensinya.

Pancasila hadir menjadi kohesifitas atas pertanyaan tentang apa staat ide (konsep Negara) yang cocok bagi bangsa Indonesia sebagaimana pertanyaan Radjiman Wedyodiningrat Ketua BPUPKI.

Secara substansial pidato Soekarno merupakan kehendak untuk merumuskan staat ide Republik Indonesia Merdeka, sebagai penopang eksisitensi yang juga dapat memberikan ruang partisipasi bagi seluruh golongan dan kemajemukan bangsa.

Sehingga, dalam kontek itu Pancasila menunjukan juga tujuan, yaitu selain das sollen (seharusnya) juga sebagai das sein (realitas) ideal bangsa Indonesia yang hendak dituju.
Indonesia merupakan satu kesatuan geografis yang melekat dengan jiwa bangsa.

Sebagaimana konsepsi geopolitik Soekarno yang harus kita insyafi, bahwa pertahanan Indonesia harus dibangun atas kesadaran geopolitik Indonesia.

Hal tersebut sebagai pedoman agar tidak terombang ambing dalam memperjuangkan kepentingan nasional demi mencapai tujuan nasional dan mewujudkan janji kemerdekaannya.

Terlebih lagi Indonesia pada 2045 genap berusia 100 tahun, tentunya akan ada banyak tantangan dalam merealisasikan Indonesia Emas 2045.

Saat ini Perubahan dunia yang dikenal dengan era disrupsi akan mengiringi perjalanan bangsa Indonesia kedepan.

Seperti Revolusi 4.0 dengan bertumpu ada kecerdasan buatan, kecepatan internet dan pengelolaan big data, bonus demografi, semakin menguatnya perang dagang dalam geopolitik internasional.

Tulisan ini akan membahas mengenai tiga relasi pancasila, geopolitik Indonesia, tantangan zaman menuju Indonesia Raya.

sumber : https://www.cirebonraya.com/ragam/pr-4376619112/pancasila-leitstar-menjawab-tantangan-zaman-menuju-masa-depan-indonesia-raya-abdy-yuhana-1